BELAJAR DARI IKLAN SIRUP

12:28 AM 1 Comment
MEMANFAATKAN MOMENTUM


Sadarkah anda bahwa mendekati bulan Ramadhan dan tentunya di bulan Ramadhan itu sendiri, mendadak iklan sirup banyak bermunculan di televisi? Padahal sebelumnya di hari-hari biasa jarang banget nongol iklan sirup di televisi.

Dan nantikan saja kemunculan iklan teh botol merk tertentu yang biasa tampil di bulan Ramadhan dengan tagline kondangnya "berbukalah dengan yang manis ....".

Kenapa mereka baru muncul di bulan Ramadhan?? Itu adalah MOMENTUM. Siapapun tahu bahwa setelah berpuasa seharian, tubuh memerlukan asupan energi dalam hidangan pembukanya. Dan lazimnya energi itu didapat dengan mengkonsumsi hidangan yang manis-manis dan segar.

Kolak, es sirup, teh botol, dan hidangan manis segar lainnya yang mengandung banyak kalori adalah menu wajib di bulan puasa. Jadi kebutuhan konsumsi yang manis-manis di masa itu lebih besar. Ketika DEMAND sedang tinggi, maka saat itulah SUPPLY harus tersedia. Ini hukum permintaan dan penawaran.

Sobat properti, saya tahu persis bahwa Yogya adalah kota pelajar dan kota wisata. Hari Selasa tanggal 22 Juni 2014 adalah tanggal dimana UGM menggelar ujian tulis (utul) mandiri. Pesertanya ribuan calon mahasiswa yang datang dari berbagai kota. Sejak hari Sabtu di jalanan kota Yogya sudah penuh sesak mobil-mobil dari luar kota. Hotel-hotel juga penuh tamu, baik wisatawan murni yang sedang liburan dengan anaknya, ataupun para ortu yang ikut mengantar anaknya ikut utul mandiri.

Itu adalah momentum buat saya mengerahkan sales force. Mereka disebar ke berbagai titik lokasi yang dianggap menjadi sentra berkumpulnya para pendatang. Yaitu di tempat kuliner, dan di parkiran seputaran kampus. Disana mereka menebar flyer kepada tamu restoran, dan juga menyelipkan flyer ke wiper mobil luar kota yang sedang parkir.

Ini namanya 'blind opportunity'. Semacam memberondongkan amunisi ke sekumpulan obyek sasaran. Bisa kena syukur, kalau luput semua ya tidak masalah. Yang penting berani menembak. Tanpa keberanian menembak, maka tak ada kemungkinan mendapatkan korban.

Kalau istilah saya ketika memotivasi sales force adalah memakai teori MENEBAR JALA. Doktrin saya adalah tebarkan jala kemana-mana. Menebar jala ke tempat-tempat yang diduga terdapat ikannya. Mungkin jala kita tak selalu mendapat hasil tangkapan, tapi setiap tebaran jala selalu memiliki harapan mendapat ikan. Berani menebar jala, ada kemungkinan mendapat ikan. Tanpa menebar, tak ada kemungkinan mendapat ikan.

Memanfaatkan MOMENTUM sama artinya dengan menebar jala ke tempat yang diduga banyak ikannya. Tanpa adanya momentum, bukan berarti tak melakukan aktivitas tebar jala. Menebar jala setiap hari tanpa henti, adalah doktrin untuk semua sales properti.

BERCINTA NON STOP 74X

3:07 AM Add Comment
MENCIPTAKAN PUBLISITAS 


Seorang artis porno asal Chile bernama. Marlen Doll mengumbar nadar bahwa dia siap menggelar pesta sex nonstop selama 48 jam jika Chile mampu mengalahkan tuan rumah Brazil di babak 16 Besar Piala Dunia 2014 nanti.

Doll sebelumnya harus melayani 31 pria selama 12 jam nonstop ketika Chile berhasil menghantam Australia dengan skor 3-1. Berlanjut dengan sex marathon 16 jam ketika Chile secara menakjubkan mampu menundukkan juara bertahan Spanyol. Menurut Doll, selebrasi kemenanganChile atas Spanyol dia rayakan selama 16 jam bersama 43 pria yang dapat giliran bercinta dengan dirinya. Beruntung Doll lolos dari nadar pesta sex 18 jam ketika Chile gagal menaklukkan Belanda.

Doll sengaja mempublikasikan nomor teleponnya ke publik dan mengundang mereka pesta sex dengan syarat sederhana; membawa kondom sendiri.

Wow!!!! Perbuatan bejat dan amoral. Bercinta non stop 74x (31 + 43), apa gak bodoll itunya ya? Dasar artis film porno. Kalau dilakukan di Indonesia jelas-jelas Doll akan diantri banyak orang. Eh ralat, maksudnya bakal dirajam banyak orang di tengah lapangan.

Sobat properti, mohon maaf soal konteksnya. Mari masuk ke konten yang memberi pembelajaran kepada kita.

Tahukah anda bahwa dengan aksinya yang ekstrem tersebut, Doll mendapatkan publisitas yang luar biasa di Chile sana. Mulai dari TV, media on line, dan tentu saja di social media, semua ramai-ramai mempublikasikan nadarnya yang ekstrem. Bahkan saya yang notabene bukan orang Chile saja mendengar berita ini. Dan efeknya luar biasa, dimana follower akun twitternya yang semula hanya 5 ribuan, mendadak dalam 1 minggu bertambah menjadi 100 ribuan. Woww !!!

Sesuatu yang ekstrem memang berpeluang mendapatkan publisitas yang luar biasa. Coba simak kasus lain (misal; Ahmad Dani memakai baju ala petinggi Nazi Jerman). Ramai diperbincangkan dan digunjing sana sini. Tak perlu bayar iklan, foto ala petinggi Nazi ada dimana-mana.

Nah, apakah anda tidak tertarik mengaplikasikan teknik promosi dengan aksi ekstrem didalam memasarkan produk properti anda?? Ingat ulah Tung Desem yang memasarkan buku dengan aksi nyentrik bagi-bagi duit dari atas helikopter. Banyak media memberitakan aksinya, dan efeknya bukunya dikenal publik.

Oh ya, jangan berpikir yang aneh-aneh dan over budget. Apalagi bermaksud meniru aksi Marlen Doll, malah bisa-bisa dagangan anda tidak laku. Tak perlu ekstrem banget, yang penting unik, menggelitik, budget wajar, dan bisa diaplikasikan.

Sebagai Jin Properti yang mengaku punya otak marketing kapasitas 500 cc, berikut ada beberapa ide yang bisa saya bagikan ;

1. Menyewa 25 SPG cantik dengan seragam warna mencolok, yang ditugaskan berkeliaran di area pameran properti yang anda ikuti, sembari membagi-bagikan leaflet.

2. Menyewa 3 sexy dancer yang didandani sopan untuk bergoyang diiringi musik didalam stand pameran anda (sewa space yang agak luas), yang pasti akan menarik perhatian pengunjung yang lewat untuk sejenak berhenti.

3. Memasang lampu sorot berkekuatan besar di lokasi proyek anda, yang diarahkan ke langit dan bergerak kesana kemari di malam hari, yang akan menarik perhatian publik dan membuat mereka mencari tahu maksud dari pihak yang melakukannya.

4. Mendandani beberapa orang dengan kostum superhero (misal; Superman dengan CD warna merah diluar) yang membagi-bagikan leaflet di traffic light, di parkiran obyek wisata, atau di tempat kuliner terkenal.

5. Menggelar event pemecahan rekor MURI di lokasi proyek anda, yang melibatkan ribuan pelajar secara massal, misal; belajar jarimatika bersama-sama, atau potong kuku bersama-sama. (cari sponsor supaya tak memakan banyak biaya)

6. Menggelar event pemecahan rekor MURI di lokasi proyek anda, dengan melibatkan puluhan ibu-ibu yang membuat onde-onde terbesar di dunia berdiameter 50 cm, lalu dimakan ramai-ramai dengan anak panti asuhan.

7. Mengadakan lomba gendong suami, dimana ibu-ibu gendut menggendong suaminya sejauh 20 meter dalam sebuah race dengan peserta lomba lainnya. Pemenangnya mendapat hadiah kambing.

8. Menggelar lomba panjat pinang dengan pesertanya para waria, dan hadiah yang digantung diatasnya adalah berbagai perlengkapan kosmetik dan fashion.

9. Menggelar parade andong (dokar kuda) untuk pawai di jalan (dengan ijin polisi) membawa spanduk dan material promosi. Mau lebih mudah ijinnya, dilakukan dengan mendompleng hari-hari besar nasional.

10. Mengundang Marlen Doll ke proyek kita dan menggelar pesta makan durian 24 jam nonstop untuk 48 pria beruntung yang mendaftar dan diundi lewat akun twitternya Marlen Doll.

Sobat properti, kata kuncinya adalah unik dan menggelitik. Sesuatu yang unik akan mengundang awak media untuk memberitakannya. Makin banyak media yang memberitakan, makin besar nilai publisitas yang dinikmati, dan awareness produk kita di benak konsumen makin dalam.

Jadi, segera siapkan ide-ide unik dan ekstrem anda, kalkulasi budgetnya. Jika budgetnya tinggi, usahakan mencari dukungan dari sponsor. Kemudian undang sebanyak-banyaknya awak media. Jangan lupa waktu mengundang anda janjikan ada pengganti uang makan dan uang bensin, supaya mereka bersemangat untuk hadir ke event yang kita gelar dan meliputnya.

Siapkan press release 1 lembar (jangan terlalu panjang). Jangan sampai informasi yang dipublikasikan menjadi bias. Adanya press release membuat awak media punya informasi standar dan tinggal dikembangkan sesuai sudut pandang serta kreativitas mereka sendiri.

Lebih bagus lagi jika event unik yang anda gelar melibatkan massa dalam jumlah besar yang segmentasinya sesuai dengan target market produk anda. Melakukan aktivitas promosi publikasi, sekaligus memasarkan produk ke target market.

Misal; anda memasarkan rumah murah, maka menggelar event unik yang melibatkan ribuan buruh pabrik, itu ibarat sambil menyelam minum air.

Misal; anda memasarkan rumah mewah berharga milyaran Rupiah, maka sponsori saja turnamen golf dengan memberikan doorprize hole in one berupa rumah seharga 1 milyar. Wow!!! Jangan takut rugi, anda bisa kerjasama dengan pihak asuransi untuk memproteksi terjadinya kemungkinan ada yang bisa hole in one beneran.

SUDAH TERBIT!!! BUKU SOUP CHICKEN FOR THE DEVELOPER

2:46 AM Add Comment
BUKU #1 : 
JURUS PINTER MARKETING DEVELOPER


ALASAN MEMBELI BUKU INI

Buku ini berisi kumpulan artikel properti karya Jin Properti, khususnya yang berthema marketing, yang disajikan dalam bahasa yang renyah dan mudah dikunyah. Kontennya sebenarnya sangat berat, tapi cara bertutur Jin Properti yang ringan membuat siapapun mampu mencernanya dengan mudah. Artikel ini penuh konten properti, tapi yang membacanya bukan mengerutkan dahi melainkan justru bakal sering tersenyum simpul karena teknik analogi yang dipakai Jin Properti banyak kadar humornya.

Setiap artikel berisi jurus-jurus pemasaran yang ampuh dan terbukti sudah mampu membukukan ribuan transaksi di puluhan proyek properti yang pernah dikembangkan oleh Jin Properti di berbagai kota. Bukan jurus biasa, tapi ini jurus-jurus pemasaran yang hanya bisa keluar dari otak berkapasitas 500 cc dan berani berpikir ‘out of box’ ala Jin Properti. Jika anda menduplikasi jurus-jurus ini, jangan kaget jika mendadak sales force anda banyak closing dan omset membumbung tinggi.

Jurus yang dipaparkan dalam artikel ini sangat aplikatif untuk memasarkan berbagai produk properti, mulai dari rumah murah, real estate sampai dengan apartemen dan condotel. Bahkan seorang marketing manager junior yang baru masuk ke bisnis properti, dengan membaca buku ini mendadak sontak level kompetensinya langsung sudah setara dengan marketing manager berpengalaman.


Anda rugi besar jika tidak membeli dan membaca buku ini, karena di republik ini anda tidak akan menemukan buku properti lain yang berisi ide-ide unik dan super kreatif seperti buku karya Jin Properti ini.

Harga Buku Rp. 85.000 + ongkos kirim (dari Yogya)

Transfer ke : Mandiri cab. Ungaran A/C 136 - 0013399479, a/n Ari Wibowo
Konfirmasi ke : sdr. Restu, HP 0878 - 39810855 / PIN 74DA3C90

WORKSHOP PROPERTI 20 - 21 JUNI 2014 DI YOGYAKARTA

4:46 AM Add Comment
KISAH NYATA : MEMILIKI LAHAN 2,5 HEKTAR DENGAN MODAL 13 JUTA

BENEFIT BUAT PESERTA WORKSHOP 20- 21 JUNI 2014
Ditawari paket hanya bermodal 800 ribuan/bulan sudah memiliki lahan sendiri dan siap praktek langsung sebagai developer dibawah bimbingan Jin Properti.




Banyak orang yang berani buka kelas seminar dan workshop berlabel PROPERTI, padahal modalnya hanya pernah mengerjakan 1 - 2 proyek properti, ditambah skill yang mumpuni di bidang public speaking. Guna menambah kekayaan menu yang disajikan ke peserta workshop, biasanya kulakan dari trainer lain dan kemudian materinya dimodifikasi supaya tidak persis sama dengan materi aslinya. Trainer model beginian lagi menjamur saat ini ..

Anehnya, dalam sebulan bisa buka kelas workshop dari kota ke kota sebanyak 2 s/d 4x. Lalu kapan mereka itu mengurus proyek propertinya? Jangan-jangan mereka ini memang pengusaha seminar dan workshop, bukan pengusaha properti. Jangan-jangan bisnis utamanya justru sebagai pengusaha seminar dan workshop, sedangkan bisnis properti hanya sebagai sambilan saja sebagai kedok, hahaha ...

ARI WIBOWO (AW) yang di jagad dunia maya dikenal sebagai JIN PROPERTI alias Suhu di PERGURUAN KUNGFU PROPERTI, adalah Instruktur Properti dengan jam terbang selama 20 tahun (sejak 1994), dan bahkan saat ini secara bersamaan sedang mengembangkan proyek properti sejumlah 17 lokasi di berbagai kota, dengan basis utama di Yogyakarta. Kedalaman ilmunya di bisnis properti jangan diragukan lagi, karena AW pernah mengembangkan proyek perumahan kelas RSH (rumah sederhana) sampai dengan properti mahal berharga milyaran Rupiah.

Banyak calon peserta yang bertanya-tanya kapan AW membuka kelas properti lagi, akan tetapi dengan kesibukannya yang sangat padat, di tahun 2014 ini AW hanya bisa membuka kelas properti setahun 3 atau 4x saja. Salah satunya akan digelar dalam waktu dekat, yaitu pada tanggal 20 - 21 Juni 2014 bertempat di Hotel HORISON Yogyakarta. Ini kelas PRIVATE dengan jumlah peserta dibatasi maksimal hanya 20 orang peserta saja. Dan materi bombastis yang akan dibagikan dalam workshop kali ini adalah kisah nyata bagaimana AW bermodal uang 13 juta mampu memiliki (sertipikat dibalik nama, bukan sekedar kerjasama) lahan seluas 2,5 hektar di kota Semarang, yang memiliki potensi laba 4,5 Milyar. Luar biasa!!! Potensi labanya lebih dari 30.000%

Selain berbagi pengalaman bombastis tersebut, tentu saja AW akan mengajarkan konten standar kepada peserta workshop, yaitu bagaimana CARA MEMULAI DAN MENJALANKAN BISNIS PROPERTI DENGAN MODAL CEKAK. AW bukan sekedar bercerita kisah orang lain, akan tetapi AW akan menceritakan pengalamannya sendiri. Salah satunya adalah bagaimana dalam 1 bulan AW mengeksekusi 7 proyek properti dengan modal orang lain, akan tetapi dirinya memiliki saham goodwill antara 35 s/d 50%. Ini sangat spektakuler.

Sebentar lagi Lebaran tiba, dan ini adalah momentum dimana banyak orang yang dikejar kebutuhan konsumtifnya akan rela melepaskan aset tanahnya dengan skim bayar lunak dan harga miring. Jika anda sudah belajar jurus-jurus ala JIN PROPERTI, siapa tahu anda bakal mendapatkan opportunity dan rejeki.

Investasi : Rp. 5.000.000,- (bayar hari H)
Early Bird : Rp. 3.500.000,- jika daftar sebelum hari H
Bayar 50% saat mendaftarkan diri, sisanya H-3 sebelum pelaksanaan.

Disetor ke : ARI WIBOWO 
Bank Mandiri KCP Ungaran Semarang, A/C 136-00-1339947-9
Konfirmasi ke : 0878 - 38804580 / 29C4209C

Free penginapan 2 malam di GODHA INN (NginapHemat.com)
Bonus buku SOUP CHICKEN For The DEVELOPER

Berminat jadi PENGUSAHA PROPERTI? Segera daftarkan diri anda.
Berminat jadi PENGUSAHA SEMINAR? Jangan mendaftar kesini ...

HOREEE, ANAK SAYA DITERIMA DI UGM

11:40 PM Add Comment
JANGAN UNDANG ORANG DATANG KENDURI
JIKA TUAN RUMAH BELUM BERSIAP DIRI


Pernah lihat orang yang punya hajat kenduri? Misalnya mereka sedang syukuran karena habis naik pangkat atau anaknya habis diterima di perguruan tinggi negeri. Itu adalah berkat yang pantas disyukuri.

"Horeeee, anak saya diterima di UGM!!" Begitu broadcast dari seorang teman.

Saya diundang acara syukuran seorang teman yang anaknya diterima di UGM jurusan akutansi S1 lewat jalur tanpa test. Di BBM disebutkan hari Jumat tanggal 30 Mei 2014 jam 18.30. Karena yang mengundang adalah teman baik saya, maka sayapun berniat memenuhi undangannya.

Pada hari H, saya datang on time, yaitu jam 18.25 sudah sampai didepan rumahnya. Sudah menjelang petang. Herannya, lampu teras rumah masih gelap. Tak ada tenda di halaman rumah, mungkin hanya mengundang kalangan terbatas saja. Tak ada barisan kursi-kursi yang ditata rapi sebagaimana layaknya sebuah pesta syukuran. Tak ada meja berisi makanan dan minuman siap hidang untuk para tamu. Saya jadi berpikir, ini beneran ada pesta atau tidak sih??

Saya telpon pihak tuan rumah. Alamaak, dia malah ngaku kalau sedang berada di toko cattering mengambil makanan dan snack yang akan disajikan di acara pesta syukuran. Semua anggota keluarganya ikut ke toko cattering dan memang rumah masih kosong. Sambil ketawa dia berkata kalau gak nyangka saya bakal datang on time. “Orang jawa biasanya jam karet. Kalau undangan jam 18.30, datangnya jam 19.30. Jadi memang sengaja diajukan 1 jam undangannya, hahaha ..” begitu kata si tuan rumah. Dia meminta saya menunggu dulu barang 15 menit, katanya dia berada tak jauh dari rumah.

Apakah saya mau menunggu di teras rumah dengan lampu yang masih belum dinyalakan? Tidak!!! Saya memilih pergi dan pulang ke rumah saja, tak mau balik kesitu lagi. Malas menunggu tuan rumah datang. Kagak niat adakan pesta nih. Lha tamunya sudah datang, malah tuan rumahnya pergi dan di rumah belum siap apa-apa. Padahal andai saja teras rumah sudah dinyalakan lampunya, kursi sudah ditata rapi, dan sudah ada segelas teh panas yang dihidangkan, menunggu 15 menit saya tak akan keberatan.

Sobat properti, pelajaran dari kasus diatas adalah bahwa jika anda mau mengundang orang untuk pesta hajatan di rumah anda, sebaiknya pastikan dulu anda sudah bersiap menjadi tuan rumah yang baik. Pintu pagar sudah dibuka, meja kursi sudah ditata, makanan sudah matang dan siap dihidangkan. Syukur-syukur anda setel musik dangdut dengan irama yang asoy geboy .... Semua tamu akan bersukacita di pesta anda.

Sobat properti, di bulan Maret dan April, pemasaran di proyek properti di Yogya yang saya pasarkan kurang memuaskan hasilnya. Padahal promosi yang kami lakukan sudah gencar dan terbukti mampu menarik minat konsumen. Dari hasil evaluasi bersama sales force, dan juga merujuk ke buku prospek, dalam tiap bulan setidaknya ada 70 konsumen yang berkunjung ke lokasi. Itu bukan jumlah yang sedikit untuk proyek kami yang memasarkan rumah kelas menengah dengan harga minimal 700 jutaan.

Herannya, closing jadi barang yang mahal. Yang ada cuma report berupa foto-foto sales yang sedang mendampingi konsumen melakukan kunjungan lokasi. Oh ya, tiap sales yang upload foto sedang survei lokasi bersama konsumen, biasanya saya beri fee Rp. 25.000. Tak besar nilainya, tapi ini adalah doktrin yang sengaja saya tanamkan ke benak sales bahwa “konsumen jangan disebut prospek jika belum berkunjung ke lokasi”. Tanpa kunjungan lokasi, kemungkinan closing adalah zero. Jadi seorang sales yang berhasil membawa konsumen survei lokasi layak diberi penghargaan, meski hanya sebesar Rp. 25.000. Lumayan buat ganti uang bensin.

Di bulan Mei, penjualan kami sudah membaik. Satu bulan mampu closing 8 unit, dengan omset 7,5 milyar. Luar biasa, ini baru mantap. Hasil evaluasi kami menyimpulkan bahwa prospek yang closing di bulan Mei rata-rata bisa cepat mengambil keputusan setelah melihat progres bangunan kami di lapangan sudah nampak meyakinkan, diatas 40%. Infrastruktur juga sebagian sudah selesai, yaitu jalan, saluran dan pagar keliling. Berbeda dengan 2 bulan sebelumnya yang kondisi masih acak-acakan, dan belum menarik secara visual.

Ada FAKTA UNIK : ketika saya menanyakan apakah yang closing di bulan Mei adalah prospek yang namanya ada di data base bulan Maret dan April? Jawabannya tidak. Semua adalah prospek di bulan Mei yang closing juga di bulan Mei. Saya memerintahkan sales untuk mengontak ulang dan membujuk konsumen (Maret dan April) agar bersedia mengulang kunjungan lokasi lagi. Dan hasilnya ternyata rata-rata mereka malas mengulangnya. Mungkin di benak mereka merasa sudah ada bayangan visual mengenai proyek kita, meski itu kondisi 2 bulan yang lalu ketika proyek masih berantakan. Celakanya bayangan itulah yang membuat mereka mengambil keputusan untuk tidak membeli.

Sobat properti, pelajaran yang bisa diambil dari analogi diatas adalah; sebaiknya kita jangan mengirim undangan pesta sebelum memastikan bahwa kita sebagai tuan rumah sudah siap segalanya. Lihat pengalaman saya diatas, yang begitu tahu bahwa tuan rumah belum siap, saya langsung pergi dan tak mau kembali.

Dari puluhan pengalaman saya di berbagai kota saat mengembangkan proyek properti sekaligus memasarkannya, memang saya termasuk aliran yang memilih bahwa pemasaran yang dimulai sejak dini adalah sesuatu hal yang bagus. Begitu duit sudah keluar berarti argo kita sudah jalan. Tak mungkin kita hanya melihat uang mengalir keluar tanpa berusaha agar ada uang mengalir masuk. Pemasaran pasti langsung dilakukan, meski kondisi lahan baru saja dibebaskan dan masih berupa semak padang ilalang.

Tapi pelajaran yang perlu saya tegaskan melalui artikel ini adalah sebagai berikut ;

1. Pemasaran boleh dilakukan sejak awal (saat proses perencanaan dan perijinan sedang dijalankan), akan tetapi tidak boleh memakan biaya promosi yang besar. Cukup ala kadarnya saja, buat pemanasan (warming up) sales force kita. Ini ibarat soft launching.

      2. Segera kebut pekerjaan infrastruktur dan rumah contoh di proyek anda, sehingga disaat konsumen datang nanti, secara visual ada progres yang bisa dilihat oleh konsumen dan menarik hati mereka.

     3. Setelah progres fisik di lapangan sudah cukup menjanjikan, barulah beriklan secara signifikan, dan meningkatkan intensitas pemasaran lebih gencar lagi guna mengundang banyak prospek berkunjung ke proyek yang kita pasarkan.

4. Progres fisik yang secara visual menarik, membuat potensi closing dari konsumen lebih besar. Karena mereka tak hanya sekedar melihat janji didalam brosur, melainkan sudah melihat buktinya scara nyata di lapangan.

Oke sobat? Saya menutup artikel ini dengan quote bahwa "Jangan mengundang orang datang kenduri jika tuan rumah belum mempersiapkan diri."

Anda semua pembaca artikel ini, diundang untuk mengikuti acara Workshop Properti berlabel CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG tgl 20 - 21 Juni 2014 di Yogyakarta. Info lengkap lihat artikel sebelumnya di blog ini.

JUAL KAVLING SIAP BANGUN DI TENGAH KOTA SEMARANG

6:25 PM Add Comment
HARGA MULAI 650.000/M2
Infrastruktur :
PAVING BLOCK + GORONG-GORONG 






Kami bukan menjual KAVLING SIAP BANGUN biasa, karena kami menjual kavling siap bangun dalam kondisi JALAN LEBAR (ROW 6 dan 7 meter) dan akan dilengkapi infrastruktur JALAN PAVING serta GORONG-GORONG dibawah tanah yang berfungsi sebagai saluran drainase. Sementara pedagang kavling lain, umumnya hanya memberikan jalan lebar 5 atau 6 meter dan tanpa infrastruktur apapun.

Kami bukan menjual KAVLING SIAP BANGUN biasa, karena lokasi kami benar-benar di pusat kota Semarang, tepatnya di daerah Ngaliyan yang sangat padat dengan penduduk, dikepung berbagai fasilitas sosial (sekolah, rumah sakit, bank, pusat perbelanjaan, universitas, dll).

Koordinat lokasi :
Lokasi di S 06˚59.383' E110 ˚19.261'

Akses menuju lokasi ada 2 sbb:

Hanya 1 KM dari jalan raya Semarang - Jakarta, masuk dari jln Wonosari (persis sebelah SMAN 8 Semarang).

Bisa dari jalan raya Semarang - Boja (menuju BSB), ada di KM 2 (kanan jalan). Setelah melewati pusat pertokoan Ngaliyan Square, naik lagi 500 m, sampai ketemu jln Beringin Raya (persis sebelah pool Damri lama), belok kanan. Lokasi nempel dengan perumahan Beringin Lestari yg sangat padat.

Kami memasarkan KAVLING SIAP BANGUN dengan harga jual mulai Rp. 650.000,-/m2 (enamratus limapuluh ribu Rupiah per meter persegi). Pembayaran bisa secara tunai keras, tunai bertahap, ataupun membayar UM 40% dan sisanya melalui kredit pemilikan lahan.

Kami memasarkan kavling siap bangun dalam II tahap, dimana tahap I kami memasarkan sejumlah 28 bidang kavling, dan tahap II kami memasarkan sejumlah 47 bidang kavling.

Berminat ? Ini adalah daftar harga jual lengkap ....




KETERANGAN :

Harga belum termasuk biaya PPJB Notariil, AJB PPAT, biaya pemecahan dan balik nama SHM, BPHTB, serta biaya akad kredit bagi yang melunasi dengan pembiayaan bank

Diskon Tunai Keras (lunas 100% dalam 2 minggu = 5%
Diskon Tunai Bertahap (dibagi rata 5 bulan) = 2,5%

Uang pilih kavling hanya Rp. 500.000,- saja

Pembelian bisa melalui sales siapa saja. Tapi pembayaran hanya sah apabila anda menyetor/mentransfer ke rekening pemilik lahan, yaitu ;

ARI WIBOWO, Bank Mandiri Cabang Ungaran,
nomor rekening (A/C) 136-00-1339947-9

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi :
ALI ( 0853 - 858 33 777  / 0857 - 138 68 777 )


KARIN ( 0822 - 2026 2966 )

MEMBUAT EXECUTIVE SUMMARY DALAM PROPOSAL PROYEK PROPERTI

4:56 AM Add Comment
BUKAN PROPOSAL KAMBING


Pak AW, apakah saya bisa bertemu? Saya punya penawaran menarik buat bapak.

Penawaran apa? Lahan untuk kerjasama atau bagaimana? Kalau hanya penawaran tanah untuk dibeli putus, maaf lho saya tidak berminat. Saya maunya ditawari opportunity, bukan ditawari tanah.

Beres pak, kutahu yang bapak mau ........ (malah jawabnya kayak iklan soft drink)

Esoknya seseorang yang bernama mas Roni tersebut datang ke kantor saya dengan bapaknya dan istrinya dan anaknya. Lho, ini mau kondangan apa bicara bisnis koq datang rame-rame seperti ini ke kantor saya.

Rupanya mereka ini menawarkan sebuah kerjasama pengembangan proyek. Katanya sudah dapat lahan kerjasama yang bisa dibangun jadi 18 kavling (tapi tidak menunjukkan siteplannya). Katanya sudah laku terjual 9 unit alias separohnya (tapi tidak menunjukkan brosurnya, padahal memasarkan pasti pakai brosur). 


Mereka mengeluarkan selembar kertas berisi perincian singkat yang kalau tak salah ingat bunyinya seperti ini (maklum dibawa balik kembali) :

Harga Jual T-45/84 = Rp. 340.000.000
Jumlah Rumah = 18 unit
Nilai Omset = Rp. 6.120.000.000

Laba Per Unit = Rp. 75.000.000

Laba Total = Rp. 1.350.000.000

Kebutuhan Modal = Rp. 1.000.000.000


Pembagian Laba

Laba Pengelola (80%) = Rp. 1.080.000.000
Laba Pemodal (20%) = Rp. 270.000.000

Rupanya mereka menawarkan kepada saya untuk menjadi pemodal di proyek mereka, dengan menyertakan modal 1 milyar selama 12 bulan, dengan hasil senilai 270 juta. Katanya laba ini sangat menarik, karena 3x dibanding bunga deposito, bahkan yang ini sudah nett tanpa dipotong pajak. Mereka siap menanda-tangani perjanjian kerjasama yang dibuat secara notariil.

Hehehe ..., saya hampir tak bisa menahan senyum mendengar presentasi mas Roni yang sangat enerjik dan berapi-api itu. Saya suka dengan gayanya, tapi maaf kalau menawarkan return of investement dengan komparasi bunga deposito, kayaknya bukan tempatnya deh. Penawaran seperti itu hanya berlaku bagi mereka yang punya banyak duit, tapi tidak tahu bagaimana memutar uangnya dalam sebuah bisnis riil. Sedangkan saya ini arranger proyek merangkap profesional di bisnis properti yang punya skill untuk memutar modal dengan target laba yang sangat-sangat tinggi. Jadi maaf 27% setahun bakal saya pandang sebelah mata.

Saya sampaikan kepada mas Roni bahwa buat saya sebuah proyek baru dianggap layak jika memenuhi KAIDAH 1:2:3, yaitu : MODAL 1 / DAPAT LABA 2 / DALAM WAKTU 3 TAHUN. Artinya modal 1 milyar harus dapat laba 2 milyar dalam waktu 3 tahun. jadi target laba pertahunnya adalah 65%. Tanpa memenuhi kaidah 1:2:3, dianggap proyek tidak layak (not feasible) untuk dieksekusi.

"Waduh..., tinggi sekali. Lalu kami yang capek-capek kerja dapat bagiannya tidak banyak dong?", komplain mas Roni.


Saya jelaskan bahwa selama tanah tidak harus membayar lunas (beli kontan) dan hanya membayar maksimal 20% saja dari harga tanah, maka rasio modal terhadap laba dijamin tinggi sekali. Jadi kalau labanya tinggi, meskipun harus membagi kepada pemodal masih tetap ada sisa yang lumayan besar untuk dinikmati oleh profesional yang mengelolanya.

Muka mas Roni nampak buram mendengar penjelasan dari saya. Tapi saya tidak peduli, malah saya teruskan kritikan (tepatnya masukan) kepada dia. Saya jelaskan bahwa kalau mau menawarkan sebuah proyek kepada investor, syarat dasarnya ada 2, yaitu ;

1. LABA INVESTASI MENARIK
2. INVESTASI AMAN KARENA MENGIKAT KEPADA ASET TANAH

Laba 27% tidak menarik, harus bisa memberikan target laba minimal 65% setahun. Kenapa setinggi itu? Karena yang namanya target itu bisa meleset, jadi kalau targetnya saja sudah rendah kalau meleset ya makin rendah. Dan orang yang punya duit sebesar itu pastinya adalah orang tajir yang mungkin juga mampu memutar uangnya didalam bisnis riil, bukan sekedar ditempatkan dalam bentuk deposito. Jadi jika iming-imingnya kurang menarik, tak bakal membuat mereka bersedia menjadi pemodal proyek kita.

Investasi ratusan juta atau milyaran tentunya harus memberikan rasa aman kepada investor. Jika sabuk pengaman itu hanya berupa perjanjian secara notariil, apalah artinya? Itu hanya selembar kertas yang tidak mengamankan apapun uang investor. Jurus paling jitu adalah nama investor harus mengikat ke aset tanah, misalnya ;

1. Tanah dibalik nama ke investor tetapi dilakukan pengakuan hutang kepada pemilik tanah.
2. Tanah dibalik nama ke PT baru (gabungan antara investor + pemilik tanah + pengelola) dan dilakukan pengakuan hutang kepada pemilik tanah.
3. Investor seolah menjadi pembeli atas sekian unit kavling dengan luasan tertentu (kasusnya kalau yang dikembangkan adalah proyek yang sertipikat pecahan sudah ada).

Baca dan cari artikel berjudul JURUS KADAL BUNTUNG di blog ini.

Yang paling pedas adalah; saya katakan bagaimana mungkin anda mau meminta orang memodali proyek anda dengan investasi senilai 1 milyar, tapi materi presentasinya asal-asalan? Hanya selembar kertas yang tidak cukup informatif dan tidak meyakinkan sama sekali. Mestinya bawa ACTION PLAN atau BUSINESS PLAN yang informatif. Ada gambar site plan nya, ada hitung-hitungannya. Mulai dari HPT (harga pokok tanah) sampai dengan harga jualnya. Kemudian bisa menyebut laba per unit Rp 70 juta itu angkanya berasal dari mana? Bukan muncul begitu saja tanpa dasar yang jelas.

Lha mahasiswa yang sekedar minta bantuan kambing seekor buat Idul Adha di masjid saja proposalnya bagus dan rapi koq (dijilid rapi, cover warna, konten beberapa lembar). Ini mau minta investasi 1 milyar koq hanya pakai kertas selembar dengan informasi yang ala kadarnya. Kalah sama proposal minta bantuan kambing. Dan sepertinya dia belum tahu kalau saya itu juga menjalankan peran yang sama dengan dia, yaitu jadi arranger proyek. Tapi business plan buatan saya tak sesimpel itu deh, hahahaha ....... 

Andaikata saya hanya maju ke investor dengan 1 lembar kertas, maka selembar business plan itu adalah berupa EXECUTIVE SUMMARY seperti contoh dibawah ini :


Apa yang ada di otak investor saya tahu persis, yaitu ada 3 hal dibawah ini ;

1. Berapa MODAL yang harus ditanam?
2. Berapa lama UMUR PROYEK?
3. Berapa LABA yang menjadi bagian investor?

Jadai 3 hal pokok tersebut harus ada dalam lembaran paling depan di EXECUTIVE SUMMARY. Karena yang namanya INVESTOR, hakekatnya adalah melakukan INVESTASI, dan INVESTASI menurut saya adalah "Rasio Modal Terhadap Laba Dan terhadap Waktu". Jika secara investasi menarik,selanjutnya investor atau pemodal akan menanyakan penjelasan secara detail darimana kita mendapatkan angka-angka tersebut, yang bisa kita paparkan dalam sebuah ACTION PLAN lengkap dan detail.

Note : Cara membuat ACTION PLAN diajarkan didalam workshop KETEMU JIN PROPERTI

Sobat properti, pelajaran terpenting dalam artikel ini adalah bahwa jika anda mau melakukan preentasi kepada calon investor, seharusnya membuat BUSINESS PLAN yang informatif dengan konten utama menunjukkan bahwa return of investmen yang dinikmati oleh investor haruslah menarik, Sajikan dalam berkas presentasi yang meskipun singkat padat tapi kemasannya profesional.


Syukur-syukur anda sudah mampu menyajikan ACTION PLAN dengan halaman terdepan berupa Executive Summary seperti contoh diatas, tentunya lebih mudah bagi anda untuk meyakinkan calon investor.
Ayo, upgrade skill anda ....

Label

Action Yuk anak Android Android Klinik Apk and Software Artikel Bisnis Online Berburu Lahan berita Bisnis Forex Trading Business Online Tips Bussines Cara Sukses Bisnis Online Cari Lahan - Skenario Legal Carilah Mentor Contoh Model Baju Muslim Terbaru 2016 Deklarasikan Profesi Anda Differensiasi dan Benefit Dunia Kesenian Fashion gigi GudangmuDroid | Free Download Game Android INFORMASI SEPUTAR GURU Inspiratif Internet Marketing Tips Jaringan Listrik Di Perumahan JEPARA Kampoeng Pelangi kehamilan Kepuasan Pelanggan Kesehatan Keuangan - Menghitung Kebutuhan Modal Keuangan - Modal Kerja Kiat Sukses Bisnis Online Konsep kerjasama MPK dan (MPT + MPM) KPR - Apraisal dan Taksasi Kuliner kulit-kecantikan lain-lain makanan sehat Manajemen Resiko Marketing - Budgeting Marketing - Cost Leadership Marketing - Fokus Menciptakan Benefit Marketing - Harga Jual Marketing - Keunggulan Kompetitif Marketing - Merekrut Sales Marketing - Open House Marketing - Pembelian Kolektif Marketing - Personal Selling Marketing - Positioning Marketing - Produk Inovatif Marketing - Promosi via FB Marketing - Segmen Target Marketing - Teknik Promosi Marketing - Teknik Supporting Megurus Perijinan Membuka Toko Online Mencari Investor (Mitra Pemilik Modal) Mencari Peluang Mencari Rekanan Kontraktor Mengurus Perijinan Menunda Bayar Tanah Meringankan Cashflow Metode Quick Count Mitra Pemilik Tanah Motivasi Negoisasi Tanah - Profit Sharing obat-penyakit Online Shop pajak properti Pemasaran Pendidikan Pengurangan Laba Perencanaan Bangunan Perijinan - Pemecahan Sertipikat Perijinan Perumahan Perjanjian Dengan Investor Perjanjian Dengan Pemilik Tanah pria Produk Inovatif Promosi Advetorial Promosi Kreatif Promosi Sopping Power Properti review Ruang Marketing Rumah Murah Seni Budaya SEO Skenario Legal Social Cost Strategi DP Ringan Strategi Menyehatkan Cashflow Strategi Negoisasi Soal Aset Strategi Pemasaran - Jari Lentik Strategi Pemasaran Properti Teknik - Sub Kontraktor atau Swakelola Teknik Membuat Penawaran Lahan Teknik Mencari Lahan Teknik Mencari Pemodal Teknologi Teknologi Terbaru 2016 Teknologi Terbaru 2017 Teknologi Terbaru 2018 Teknologi Terbaru 2019 tips Tips Blogging Tips SEO Tips Sukses Bisnis Online Toko Online wanita