Kemenag Belum Hentikan Kurikulum 2013 di Madrasah

8:10 PM
JAKARTA- Kendati sudah penerapan sistem Kurikulum 2013 (K-13) sudah dibatalkan pemerintah, namun sejumlah lembaga pendidikan madrasah dipastikan masih melanjutkan kurikulum tersebut. Karena kebijakan pembatalan yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dianggap belum final.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Nur Syam menegaskan, penerapan K-13 masih dilanjutkan sebagai bahan ajar pada sekolah di bawah pembinaan Kementerian Agama. Itu dilakukan sampai muncul keputusan final Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait kurikulum 2013.
"Kurikulum 2013 itu terus dilanjutkan di Madrasah. Dan tak perlu dihentikan sebelum ada kepastian resmi pemerintah," ujar Sekjen Kemenag, Nur Syam saat ditemui INDOPOS (Grup JPNN.com), Jakarta, Rabu (10/12).

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan K-13 telah dihentikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Penghentian itu dilakukan pada sekolah-sekolah yang baru menerapkan satu semester, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2014/2015. Sekolah-sekolah ini diminta untuk kembali menggunakan Kurikulum 2006.

Menurut Nur Syam, kebijakan tentang pemberhentian K 13 dari Kemendikbud masih bersifat sepekulasi. Pemerintah belum final melakukan kajian penghentian kurikulum tersebut. Sehingga tak perlu ditanggapi sebagai sesuatu yang panik.
"Inikan masih belum jelas, makanya kami butuh klarifikasi dan penjelasan yang detail," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengakui gagasan penghentian sistem K-13 tersebut menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Banyak yang belum memahami alasan pembatalannya. Sekaligus belum pula Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memaparkan sifat pembatalannya. Padahal, tambah dia, selain membinggungkan masyarakat, juga sudah dikucurkan anggaran yang tak sedikit. Itu diperlukan bagi penyusunan, sosialisasi sampai penerapan K-13.

Namun demikian, pihaknya masih akan mendalami lebih jauh dan melakukan evaluasi dan rapat dari semua jajaran untuk membahas tentang kebijakan tersebut. Hasil putusannya terus melanjutkan sistem kurikulum 2013 sampai ada keputusan lebih pasti dari pemerintah.

Rektor Universitas Mercu Buana, Arissetyanto Nugroho mengakui kebijakan pembatalan K-13 yang dilakukan pemerintah terbilang gegabah. Perlu ada pertimbangan matang sebelum menetapkan putusan itu. Apalagi sistem K-13 itu sudah melewati berbagai tahapan dan implementasi.

Dia menilai pemerintah punya pertimbangan membatalkan atau pun melanjutkan. Tetapi pada prinsipnya tidak boleh mengganggu mekanisme pembelajaran. Sekaligus secara bertahap meningkatkan kualitas guru di Indonesia. (rko/jpnn)

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔

Label

Action Yuk anak Android Android Klinik Apk and Software Artikel Bisnis Online Berburu Lahan berita Bisnis Forex Trading Business Online Tips Bussines Cara Sukses Bisnis Online Cari Lahan - Skenario Legal Carilah Mentor Contoh Model Baju Muslim Terbaru 2016 Deklarasikan Profesi Anda Differensiasi dan Benefit Dunia Kesenian Fashion gigi GudangmuDroid | Free Download Game Android INFORMASI SEPUTAR GURU Inspiratif Internet Marketing Tips Jaringan Listrik Di Perumahan JEPARA Kampoeng Pelangi kehamilan Kepuasan Pelanggan Kesehatan Keuangan - Menghitung Kebutuhan Modal Keuangan - Modal Kerja Kiat Sukses Bisnis Online Konsep kerjasama MPK dan (MPT + MPM) KPR - Apraisal dan Taksasi Kuliner kulit-kecantikan lain-lain makanan sehat Manajemen Resiko Marketing - Budgeting Marketing - Cost Leadership Marketing - Fokus Menciptakan Benefit Marketing - Harga Jual Marketing - Keunggulan Kompetitif Marketing - Merekrut Sales Marketing - Open House Marketing - Pembelian Kolektif Marketing - Personal Selling Marketing - Positioning Marketing - Produk Inovatif Marketing - Promosi via FB Marketing - Segmen Target Marketing - Teknik Promosi Marketing - Teknik Supporting Megurus Perijinan Membuka Toko Online Mencari Investor (Mitra Pemilik Modal) Mencari Peluang Mencari Rekanan Kontraktor Mengurus Perijinan Menunda Bayar Tanah Meringankan Cashflow Metode Quick Count Mitra Pemilik Tanah Motivasi Negoisasi Tanah - Profit Sharing obat-penyakit Online Shop pajak properti Pemasaran Pendidikan Pengurangan Laba Perencanaan Bangunan Perijinan - Pemecahan Sertipikat Perijinan Perumahan Perjanjian Dengan Investor Perjanjian Dengan Pemilik Tanah pria Produk Inovatif Promosi Advetorial Promosi Kreatif Promosi Sopping Power Properti review Ruang Marketing Rumah Murah Seni Budaya SEO Skenario Legal Social Cost Strategi DP Ringan Strategi Menyehatkan Cashflow Strategi Negoisasi Soal Aset Strategi Pemasaran - Jari Lentik Strategi Pemasaran Properti Teknik - Sub Kontraktor atau Swakelola Teknik Membuat Penawaran Lahan Teknik Mencari Lahan Teknik Mencari Pemodal Teknologi Teknologi Terbaru 2016 Teknologi Terbaru 2017 Teknologi Terbaru 2018 Teknologi Terbaru 2019 tips Tips Blogging Tips SEO Tips Sukses Bisnis Online Toko Online wanita